coretan kecilkoe

  • RAFA /
    11 Aug 2017

    bahasa jawaku luntur di kampung sendiri

    Rasanya nyesek, ketika  mengajari anak mengerjakan tugas bahasa jawa, terlahir di tanah jawa, nggak jauh dari keraton solo, bahasa sehari-hari dengan bahasa jawa. Dan anakku sama sekali nggak ngerti bahasa jawa, dulu aku pikir menggunakan bahasa Indonesia dalam keseharian akan memudahkan anakku dalam berteman, dengan alasan lain suamiku yang memang kurang cakap berbahasa jawa. Menurutku dengan pengantar bahasa Indonesia semua mudah, toh teman sebayanya juga menggunakan bahasa Indonesia juga, dan itu bahasa resmi yang berlaku di negeri ini. Ternyata aku salah, aku baru sadar kalu ternyata di SD ...
  • curhatan temen /
    31 Jul 2017

    tentang percaya

    Cerita temen pagi ini, dari seberang telepon dia mulai bercerita tentag rumah tangganya yang lagi di terpa masalah, antar aib dan sudah tak tahan lagi memendam semua sendirian. Kutampung semua ceritanya di senin pagi yang padat ini, intinya tentang orang ketiga, satu hal yang membuat setiap hati perempuan di dunia ini menjadi histeris. Jarak jauh, kesibukan, dan godaan yang berpadu setiap hari, menciptakan satu peluang untuk menyusupkan orang lain hadir dalam pernikahan. Hal yang kadang tak terpikirkan oleh kaum hawa, ternyata lebih dulu dimanfaatkan oleh kaum perempuan yang berlabel dagang. Hanya bermod...
  • story /
    28 Jul 2017

    kurang bersyukur

    Hari ini tambah satu lagi pelajaran penting, tentang rasa syukur yang acap kali terlupa untuk di ucapkan, selama ini mencari Tuhan jika hanya dalam keadaan terluka dan terjepit, tapi di kala harus berucap syukur kadang kala lupa bahwa kita juga harus berucap di hadapNya. Ini soal kerjaan ynag memang sudah didepan mata, udah tongkrong, kerja nggak begitu berat, gaji lumayan, masih saja nyari yang lain, dah gitu tempat kerja hanya 500 meter dari rumah, luar biasa memang. Hah.. bodohnya aku ini, apa yang sudah terasa nikmat didepan mata kadang tak terlihat, tapi apa yang belum pasti dan belum nampak masih ...
  • curhatan temen /
    27 Jul 2017

    LELAH YANG DIRINDUKAN

    Cerita temen hari ini, meninggalkan karir bagus demi kedua anaknya dirumah. Antara masih nggak rela ninggalin karir dan melihat kenyatan,banyak hal kecil yang tidak dia tau tentang bagaimana anak-anaknya selama ini tumbuh. Sebagai teman aku tau banget bagaimana kondisinya saat ini, menurutku nikmati saja, itu memang yang seharusnya dialami oleh setiap ibu didunia ini. Rengek, tangis, keluh kesah, khawatir dan semua rasa yang blm pernah terbayangkan waktu dulu masih sendiri, anggap aja itu hadiah dari Tuhan sebagai proses kita menjadi manusia yang lebih berguna, terutama bagi keluarga kecil kita.  Tak selamanya kita akan mengalami hal itu, ada saatnya semua akan berhenti, ada saatnya kita akan melepas anak kita. Saat anak kita sudah dewasa nanti, kita pasti akan merindukan saat kita m
  • sekitar kita /
    26 Jul 2017

    KASUS FIDELIS DARI KACAMATA PARA ISTRI

    Menyempatkan diri membaca berita di pagi hari adalah kewajiban, pagi ini tetang kasus Fidelis, yang beberapa hari lalu sudah memasuki sidang pembacaan pembelaan oleh terdakwa. Dari situs Kompas yang selalu aku baca tiap hari, nggak bisa nahan nangis dan sejenak membayangkan bagaimana buruknya kondisi keluarga fidelis. Dari sudut pandang istri, Fidelis adalah sosok suami yang luar biasa, mungkin hanya diciptakan terbatas sama Tuhan untuk orang-orang yang sangat memerlukan seperti istrinya. Laki-laki idaman yang hampir hilang di peradaban ini. Speechlees membaca semua nota pembelaannya, jika aku hadir dipersidangan itu, aku yakin pasti pingsan d

Author

@yuliedeny

Recent Post

Recent Comments