• 11

    May

    Gagal paham

    Obrolan sm suami mlm ini,  tentang teman2 nya yg mulai kehilangan akal sehat,  entah karena terlalu pandai,  atau karena sdh tak ada lagi yg di pikirkannya.  Jadi saking kopongnya otak, rata2 temannya sdh berpenampilan berbeda,  dengan celana d atas mata kaki dan jidat hitam seperti bekas timpukan sandal.  Koperasi sudah mulai berkurang anggotanya,  karena mereka beranggapan,  koperasi itu haram karena mengandung riba.  Sontak darahku jadi panas,  karena memang masih kebawa baper masalah 9 mei kmrn yg blm usai,  lha ini ada tema baru yg bikin telinga panas.  Lha kalo menurut dia riba itu haram,  hellloo..  Apa mereka itu lupa siapa pemilik perusahaan yg menggaji mereka itu tiap bulan? Owner perusahaan yg kasih dia empan
    Read More
  • 3

    May

    Rindu damai

    Seingatku,  waktu aku masih SD,  saat menjelang puasa seperti ini,  kurasakan damai dan hari lebaran benar2 sesuatu yg fitri.  Waktu itu aku belum mualaf,  jadi sebagai orang d luar Islam aku tau benar bagaimana situasinya. Keluarga kami benar2 menghargai orang puasa,  meski saat ini kami jg masih sangat menhormati org puasa.  Pada jaman itu aku yang masih SD,  ada rasa tidak enak dan bersalah ketika bulan puasa tongkrong di depan rumah dengan camilan kumplit,  meski d lingkungan kami sebagian besar memang bkn org muslim,  tapi kami berasa td enak.  Saat sore menjelang kami bisa merasakan nikmatnya orang berbuka puasa,  hingga perjuangan mereka menyiapkan sahur.  Aku sangat bisa merasakannya meski aku di luar mereka.  
    Read More
  • 30

    Apr

    Jangan Cintai Suamiku

    Untuk cewek tengil disana yg mencintai suamiku, aku tau seperti apa rasanya jatuh cinta, ngerti, ngertiiii banget. Bahkan lebih ngerti dari apapun di dunia ini, tapi pernahkah kamu berpikir seperti apa rasanya aku yang jadi istrinya. Apalagi saat mendengar suara lantangmu berkata, ” aku tau dia punya istri, tapi aku tetep mencintainya”. Dan kamu tau? Sejuta kata di dunia ini rasanya tidak mampu mengungkapkan apa yang kurasakan. Rasanya aku berurusan sama orang dongo kelas berat, yg tidak tau aturan bagaimana seharusnya mencintai. Jiwanya benar2 lagi sakit, dan aku tak ingin ikut sakit karena kegilaannya itu.  Dan hari ini aku melihatnya lagi,, oh my god…… Sambil ngelus dada, liat tingkahnya, di depan mataku lagaknya, entah genit atau emang kegatelan susah buat
    Read More
  • 21

    Jul

    Lebaran ini

    Lebaran sudah berlalu, harusnya ini jadi moment penting untuk saling memaafkan dan menghilangkan rasa benci. lebaran untuk meleburkan rasa sakit, kecewa, benci menjadi ringan dengan saling berjabat tangan dan ucapan kata maaf. Tapi meskipun lebaran sudah terlewati hampir 18 kali, tetap saja tak mengubah apapun, masih saja menyimpan rasa benci dan kecewa. Apalagi tiap kali harus melihat kenyataan bahwa semua memang sudah terjadi dan tak mungkin lagi kita untuk saling memperbaikinya. Itu semakin membuat ak tersiksa, dan  aku hampir kelelahan dalam benci ini. Sempat melihatnya, meskipun itu tak sengaja, tetap saja itu menyakitkan. Ini tentang sang mantan waktu masih sekolah dulu,...
    Read More
  • 28

    Jun

    ibu bangga nak

    Rasanya bagai pecah bisul, setelah berhari2 mempersiapkan acara perpisahan sekolah, antara deg-deg’n dan rasa cemas berbaur menjadi satu. Dua tahun menungguinya sekolah dari jam 07.00 – 10.00, kadang saat lagi ngga mood harus perlu perjuangan ekstra untuk merayu agar mau masuk kelas tanpa harus menunggunya di dalam. Jika hari ini harus pentas di atas panggung dan dilihat ratusan pasang mata, itu memerlukan perjuangan khusus agar semua bisa lancar dan tanpa air mata. Dan hari ini tiba waktunya, anakku sukses mentas bersama teman-temannya dan sukses membuat air mata ini mengalir. Rasanya baru kemarin aku melahirkan dan selesai merapikan baju bayi dan popoknya, tapi hari ini kulihat tawa dan wajah cerah sambil menyanyikan tiga lagu di atas panggung. It’s a big surprise. I l
    Read More
- Next

Author

@yuliedeny

Search

Recent Post